Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

assosiasi santri SubangKarawangPurwakarta HK. Peace and Love Unity Respect

HomeWILUJEUNG SUMPING!! ^-^Feb 3, 2010
profil singkat ANKASA
ankasa hk *ASSOSIASI SANTRI ASAL KARAWANG SUBANG PURWAKARTA HUSNUL KHOTIMAH* adalah salah satu organisasi kedaerahan dari beberapa organisasi kedaerahan yang ada di Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan. Organisasi yang dibentuk tahun 2007 dengan pembina Ust. Karya Ahdi, Lc. Organisasi ini dibentuk untuk mempererat tali silaturahim antara santri, khususnya santrinyang berasal dari Karawang, Subang, dan Purwakarta.






-usaha sekecil apapun, yang dilakukan berulang-ulang, akan menyempurnakan segala hal______________.






Ankasa hk kembali mengadakan acara rutin setiap bulan ramadhan. acara kali ini adalah lanjutan dari Romansa 3, yaitu:

Romansa 4-Ramadhan Asyik bersama ANKASA-HK 4.

tema :"maknai bulan yang suci dengan ibadah kepada Illahi"

sasaran kegiatan: siswa-siswi SD-SMP 12 Kahuripan Purwakarta.

Jenis kegiatan: Mentoring, Training Motivation, Nonton bersama, Quiz, Pensi Islami, Simulasi, Iftor Jama'i. Lomba-lomba, Membaca alqur'an dan al-ma'tsurat.

Waktu dan Tempat:
19-22 Agustus 2011 di SD-SMP 12 Kahuripan Purwakarta.

Ttd. Ketua Pelaksana:Fikri Hidayatullah
       Sekretaris: Jihan Ibnu Hayyan
Mengetahui,
Pembina ANKASA: Ust. Karya Ahdi, Lc.
Presiden ANKASA: Galih Pranata


Lampiran
Penasehat
Ust. Karya Ahdi, Lc.

Organizing Commitee
Galih Pranata, Dandy Darmawan, M.Kamil, Agung Yudhistira, Angga Nurseha

Ketua Pelaksana
Fikri Hidayatullah

Sekretaris
Jihan Ibnu Hayyan
Sarah Yusra

Bendahara
Vivi nur Amalia
Jihan Ibnu Hayyan

Giatop
Aulia Rahman Al-Kauny, Irfan Faqih, Rifqi Roushan Fikri, Hermawati Kartini, Tinna Hadyana Safitri, Yurisca Putri Fauziah

Hupudok
Andi Abdul Qodir, Jihar Ainul Hakim, Arya Maulana,
Syifa Afifah Latif, Aisyah Iffah Karimah

Logistik
Khairul Kahfi, Ilham Maulana, Deden Erlando Fauzi, Adurrahman Alif,
Izzudin Abdurrahman, Siti Azhar, Baitika Hayatunnufus

Akomodasi
Ghifari Baihaqi Salsabil, Rasyid Muzzaky, Hafidz Fatih Abdillah,
Nursetyo Ramadhan, Yuyun Sri Wahyuni, Firdhi Mukhlida, Nurul Anggita Rahmawati.


bagi semua pihak yang ingin memberikan donatur atau sponsornya kepada kami, sangat kami harapkan dan bisa dikirim melalui
no rek.007501000856539(Amalia).
 dan semoga Allah SWT membalas kebaikan kita semua. Amiin...


Jazakunallah.
ANKASA-HK.




                               





Blog EntryMar 30, '11 4:48 AM
for everyone




Wisata Air Panas Sari Ater Subang, REKREASI SAMBIL TERAPI

Air panas di tempat wisata Sari Ater,Subang, merupakan salah satu wisata alam terbesar di Jawa Barat.Selain berekreasi,wisata air panas ini bisa dimanfaatkan untuk terapi penyakit. Berlokasi di Jalan Raya Ciater,Kabupaten Subang, tempat wisata Sari Ater ini pada mulanya merupakan lahan hutan belukar yang angker.Namun setelah dibuka oleh orang sakti bernama,Embah Ebos,nuansa angker itu sedikit demi sedikit terkikis.Awal mula nama Ciater pun bermula dari kisah ini. Sekitar tahun 1960-an, atas jasa Embah Ebos ini, hutan di kawasan itu diubah menjadi lahan perkampungan dan diberi nama Ciater.Pada saat itu, masyarakat setempat mengalami kekurangan air bersih. Lantas seseorang bernama Embah Tajimalela mencoba memotong pohon ater.


Dari pohon itu ternyata keluar air yang cukup deras.Maka dari legenda itulah warga menjuluki air ater atau Ciater yang berarti air yang memancar. Pancaran air yang keluar dari pohon ater diyakini oleh warga memberi khasiat untuk mengobati sejumlah penyakit, terutama penyakit kulit. Keyakinan itu pulalah yang dibenarkan oleh bangsawan Belanda, Mr Hack Bessel, setelah melakukan penelitian terhadap air berkhasiat. Keberadaan objek wisata air panas Ciater,baru dibenahi pada 1968.Pada waktu itu Pemerintah Kabupaten Subang menunjuk Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) untuk mengembangkan wisata air panas.


Manajer pertama yang mengelola wisata itu adalah Sahro dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Subang. Untuk pengelolaan lebih serius dan profesional, pada 20 Maret 1974, pengelolaan objek wisata air panas diserahkan kepada PT Sari Ater yang dipimpin oleh HA Soewarman. Pergantian pengelola itu dilakukan pada saat Pemerintahan Letkol Atju Syamsudin.


”Bertambahnya waktu, kita berupaya meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada tamu. Dengan demikian, dari tahun ke tahun akan mengalami peningkatan jumlah yang datang ke sini,” ujar Public Relation PT Sari Ater, Subang,Tasyrif Hidayat kepada SINDO. Hidayat memaparkan, ribuan pengunjung yang datang setiap harinya, kebanyakan dipadati wisatawan yang hendak terapi air panas. Dari hasil analisis Balneologi Sumber Air Panas, menyimpulkan kandungan yang berada di dalam air panas Sari Ater bisa menyembuhkan sejumlah penyakit, seperti rematik, kerusakan pada anggota gerak, gangguan kandungan, sistem syaraf,penyakit kulit,dan kerusakan yang disebabkan olahraga. Kendati demikian, dengan fungsi dan khasiat yang terkandung dalam air panas tersebut tidak melulu menjadi barang jualan untuk mendatangkan wisatawan ke wisata alam yang terletak di Selatan Kabupaten Subang itu.Menurut Hidayat, dari tahun ke tahun pihaknya selalu berupaya meningkatkan pelayanan dan menambah fasilitas bagi pengunjung. ”Wisatawan yang datang tidak hanya dimanjakan dengan air panas,juga sejumlah fasilitas hiburan lain pun kita terus tingkatkan sehingga kebutuhan yang diinginkan oleh tamu bisa terpenuhi di dalam area wisata,”imbuhnya.


Fasilitas yang dimiliki Wisata Alam Air Panas Sari Ater di antaranya sarana akomodasi berupa bungalo,sarana makan-minum, kolam renang air panas, area bermain anak, remaja, dan keluarga, Ciater Hilltop Permanent Track, Ulo Sari Water Slider dengan ketinggian 6,10 meter dan total panjang 49 meter, Outbond, Air Soft Gun, Buggy Cart Off Road,Mini Komedi Putar, serta fasilitas rekreasi lainnya. Untuk tiba di lokasi area wisata air panas,dapat ditempuh dengan mudah. Dari pusat ibu kota Jawa Barat, Bandung, hanya berjarak 32 km, membutuhkan waktu 30 menit ke arah Subang Kota. Sementara dari arah Jakarta memerlukan waktu tiga jam, melalui tol Sadang, Subang Kota. Jadi tidak mengherankan jika dalam satu bulan Wisata Ciater bisa dikunjungi ratarata hingga 60.000 orang. Tidak hanya berasal dari lokal Jawa Barat, melainkan kota-kota besar di Indonesia juga banyak yang datang. Bahkan dari pantauan SINDO di lokasi,tidak sedikit tamu yang berasal dari luar negeri, seperti dari Timur Tengah.

Blog EntryMar 19, '11 4:00 AM
for everyone
Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat termasuk berudara sejuk. Boleh jadi banyaknya pepohonan rindang terhampar di berbagai tempat membuat angin demikian semilir, sehingga orang betah berlama-lama di daerah ini. Terlebih gedung-gedung tua peninggalan Belanda masih banyak bercokol, menambah keindahan dan kemegahan Kantor Bupati, yang terletak di tepi jalan beraspal mulus. Tak heran bila Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono pun mengagumi Kabupaten Purwakarta.

Yang membuat betah rombongan Yayasan Damandiri di Purwakarta pun boleh jadi sambutan tuan rumah begitu hangat dan menyenangkan. Lantaran udaranya sejuk maka di Kantor Bupati Kabupaten Purwakarta Prof Haryono semangat menyosialisasikan Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya), tepatnya pada Senin pagi, 31 Maret lalu.

Dalam kesempatan itu Prof Haryono memaparkan tentang Program Posdaya secara panjang lebar. Misalnya, menanggapi paparan Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi, SH yang mengeluhkan berbagai kegiatan di pemerintahannya semuanya kok “Sumut” (semua urusan mesti uang tunai), Prof Dr Haryono Suyono menimpalinya dengan guyonan khas.
“Kali ini saya mengambil judul Ujian Fit And Propertest ‘Calon Konsultan’ Kabupaten Purwakarta Membangun Manusia untuk Mengentaskan Kemiskinan,” ujar Prof Haryono di acara yang berlangsung serius namun agak santai. Mendengar itu, hadirin pun larut tertawa dan bertepuk tangan lantaran kepiawaian Prof Haryono dalam berkomunikasi dengan audiens di Kantor Bupati Purwakarta itu.
Namun demikian, lelaki kelahiran Pacitan, Jatim, 6 Mei 1938 ini menjelaskan pula tentang Program Posdaya yang kegiatannya bertumpu kepada pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan dan kewirausahaan.
Usai paparan Prof Dr Haryono, Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi mengatakan, pemberdayaan masyarakat versi Ketua Yayasan Damandiri itu sesuai dengan visi dan misi sebelum pasangan Dedi dan wakilnya Drs H Dudung B Supardi, MM terpilih menjadi orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta.
“Saya meyakini betul Program Posdaya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Purwakarta,” ujar H Dedi Mulyadi, yang saat itu langsung mengangkat Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono sebagai konsultan Pemkab Purwakarta. Penobatan ini disampaikan bupati berusia muda (37 tahun) ini di hadapan Muspida, pejabat Pemkab Purwakarta, termasuk pimpinan unit dan para undangan.
Oleh karena itu, pihaknya sengaja memohon Prof Dr Haryono Suyono untuk memaparkan Program Posdaya dengan harapan sebagai solusi untuk meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Purwakarta. “Ini memang sesuai dengan visi misi kita. Misalnya, arahan Pak Haryono agar kembali ke desa dan menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan. Cuma kemasan yang disampaikan Pak Haryono, lebih rinci, lebih detail, dan mudah dilaksanakan di tingkat kelurahan atau desa,” jelas suami dari Hj Ane Ratna Mustika (26 tahun) ini, penuh optimis.
Visi misi yang disampaikan sebelum terpilih menjadi Bupati Purwakarta, diakui masih global. Mengenai saran untuk memberdayakan lansia juga diakomodasi secara positif. “Kita yakin dengan menempatkan Pak Haryono sebagai konsultan, IPM Purwakarta bakal meningkat. Bukan hanya angkanya saja lho,” tambahnya.
Ditanya tentang program kesehatan, pihaknya akan memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat tetapi hanya dengan satu syarat bagi mereka yang mengikuti program keluarga berencana (KB). Selain itu, seluruh Puskesmas diberlakukan rawat inap. “Ini akan kita sinkronkan dengan Program Posdaya berbasis kesehatan produk Pak Haryono,” kata Dedi.
Setiap Puskesmas akan memiliki dua puluh tempat tidur. Kalau rata-rata di Purwakarta misalkan ada enam Puskesmas, artinya akan ada 120 tempat tidur dan tentu saja keberadaan Puskesmas inap ini akan membantu masyarakat dari segi pembiayaan, terutama yang berada di daaerah.
Menurut Dedi Mulyadi, keuntungannya masyarakat di pedesaan tidak perlu datang ke rumah sakit yang lokasinya jauh di pusat kota. Kalaupun sakitnya itu berat, pihak Puskesmas tinggal memberikan rujukan untuk dirujuk ke rumah sakit. “Semua ini, akan berpengaruh terhadap pencapaian Indek Pembangunan Manusia (IPM) menyentuh angka 80 pada tahun 2010 mendatang di wilayah Kabupaten Purwakarta,” tegasnya.
Selain soal pelayanan kesehatan dan KB, Dedi juga membidik pentingnya pendidikan wajib belajar sembilan tahun. Bagi remaja yang tidak mampu melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, Pemkab Purwakarta akan memberikan pelatihan ketrampilan dan kursus bahasa Korea Selatan. Sebab, kebanyakan perusahaan garmen yang ada di wilayahnya adalah milik warga negara Korsel.
Sementara, Prof Dr Haryono Suyono, dalam paparannya menggarisbawahi soal masyarakat usia produktif tetapi tetap memberdayakan masyarakat lanjut usia dalam mengembangkan pemberdayaan di masyarakat tingkat desa.
Pelantikan Pengurus PMI
Di tempat yang sama, Prof Dr Haryono Suyono diminta untuk memberikan arahan saat pelantikan Pengurus PMI (Palang Merah Indonesia) Cabang Kabupaten Purwakarta. “Jadikanlah pelantikan pengurus PMI ini sebagai embrio pembangunan manusia Indonesia khususnya di Kabupaten Purwakarta,” pintanya, di pendopo bupati.
“Jika Pak Bupati akan mem-Perdakan donor darah bagi CPNS dan seluruh bawahannya yang akan ada kenaikan pangkat golongan, saya imbau agar pengurus PMI mulai terjun ke tingkat kabupaten hingga pedesaan melakukan sosialisasi kegiatan donor darah sehingga keberadaan Perda donor darah bukan merupakan persoalan baru,” tegas Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Prof Dr Haryono Suyono. Selain itu, pengurus PMI Purwakarta diajak peduli terhadap anak bangsa.

Blog EntryMar 19, '11 3:55 AM
for everyone

Banyak cara dilakaukan orang untuk menyambut tahun baru. Ikatan Pelajar Muslim (IPM) Subang misalnya, dengan melibatkan sekitar 300 pelajar menggelar Pekan Jambore Muslim Dua Kalimat Syahadat di Bumi Perkemahan Panaruban, Jalan Raya Ciater, Subang yang digelar sejak 23-26 Desember.

Kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar dari tingkat SLTP-SLTA itu diisi dengan sejumlah kegiatan, seperti penguatan ilmu keagamaan, pemutaran film bencana alam di Mentawai, kepemimpinan, muhasabah, qiyamullail, api unggun, dan pelatihan telhnologi serta materi dan sejumlah kegiatan lainnya.

Dewan Pengasuh IPM Muryanto Herutomo, menyatakan pelajar dan pemuda muslim merupakan ujung tombak serta estafet generasi penerus perjuangan bangsa, negara dan agama. “Oleh karenanya semangat jihad fisabilillah tidak boleh padam walau gejolak kekerasan dan merosotnya moralitas remaja dan pelajar sudag begitu meluas ke jantung perjuangan Islam,” papar Muryanto.

Selain materi-materi agama, peserta Jambore Muslim dengan tema Menjadi Cendekiawan Muslim ang Prestatif itu dikenalkan materi Kajian Ilmiah Audia Visual dan tekhnologi. Pada akhir agenda, Jabore Muslim diisi dengan pengenalan blog dari tim Komunitas Blogger Subang.

Divisi SDM dan Pengembangan Blogger Subang Kiki M Iqbal seusai mengisi materi penutup itu menyatakan, kepada ratusan peserta Jambore Muslim Blogger Subang mengenalkan proses pembuatan blog, penulisan konten dan menjadi blogger sehat.

“Sebagai kader Islam, harus cerdas merespon perkembangan yang ada, untuk sesuatu yang positif. Pelajar Islam harus memanfaatkan sebagai sarana dakwah dan kebajikan, karena pada era modern itu, dakwah tidak hanya dilakukan di masjid tapi harus elastis,” tegas Kiki M Iqbal.

Penyampaian dilakukan di sebuah tenda peleton ukuran besar. meski dengan kondisi tanah yang becek karena diguyur hujan, tidak menurunkan semangat peserta. Sebaliknya, antusiasme peserta cukup besar. Pada session tanya jawab sejumlah peserta berani maju ke depan dan melakukan demo.


Blog EntryMar 19, '11 3:53 AM
for everyone
KabarIndonesia - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau HDI (Human Development Index) merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan suatu daerah, tingginya angka IPM atau HDI suatu daerah mengindikasikan bahwa masyarakat di daerah / wilayah tersebut sejahtera.

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditentukan oleh tiga sektor utama yaitu Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan, dimana untuk sektor ekonomi indikatornya adalah daya beli, kesehatan rata-rata angka harapan hidup dan untuk sektor pendidikan adalah Angka melek aksara dan rata-rata lama sekolah.

Salah satu penyebab rendahnya angka IPM Kabupaten Subang adalah masih tingginya angka buta aksara yang berdasarkan data yang ada sampai tahun 2007 ini masih tersisa sebesar 56 ribu orang, sehingga untuk memperkecil angka buta aksara dan meningkatkan angka melek aksara Program Keaksaraan Fungsional memegang peranan yang cukup penting.

“Program Keaksaraan Fungsional ini diperuntukan bagi seluruh warga masyarakat yang masih memiliki predikat buta aksara yang berada pada rentang usia 15 tahun keatas dengan memprioritaskan mereka yang berusia 15 sampai 44 tahun,” ungkap Kasie Dikmas Subdin Diklusepora Dinas Pendidikan Subang, Bainudin.

Upaya yang dilakukan untuk memperkecil angka buta aksara di Kabupaten Subang, lanjut Bainudin, dengan penyebarluasan program keaksaraan fungsional yang untuk tahun 2007 ini melayani sekitar 31.885 orang yaitu melalui program PPK sebanyak 12.000 orang, APBN 15.010 orang,  APBD I sebanyak 1.960 orang, APBD II 1.800 orang, UPI 990 orang dan Universitas terbuka 125 orang. Atau sebesar 36,16% dari sisa garapan tahun 2006 sebesar 88.173 orang.

“Tujuan utama penyelenggaraan program keaksaraan fungsional ini bukanlah hanya untuk peningkatan IPM melainkan untuk memberi kesempatan kepada warga masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan sehingga mereka memiliki layanan keterampilan calistung dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari yang pada akhirnya mampu menjadi insan yang produktif dan sejahtera. Oleh karena itu dalam program keaksaraan fungsional ini ada dua aspek kemampuan utama yang dikembangkan yaitu Kemampuan Dasar (calistung) dan Kemampuan Fungsional,” tambahnya.

Cakupan pengembangan kemampuan tersebut didasarkan pada tingkat kemampuan awal warga belajar, sehingga program ini dikelompokan kedalam tiga tahapan. Tahapan-tahapan tersebut adalah Tahapan Dasar diperuntukan bagi mereka yang benar-benar tidak mengenal huruf sama sekali atau dikenal dengan buta huruf murni. “Tahapan berikutnya adalah tahapan pembinaan yaitu untuk mereka yang sudah bisa membaca nanun masih perlu bantuan orang lain untuk merangkai kata menjadi kalimat. Dan yang terakhir adalah tahapan mandiri yaitu mereka yang sudah lancar membaca, menulis dan berhitung, sudah mampu mencari dan menentukan bahan belajar sendiri,” jelasnya.

Kasubdin Diklusepora Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Asep Muslihat menegaskan, Bahan belajar dalam program ini digali dari pengalaman warga belajar mandiri sehingga biasa disebut BDPS (Belajar Dari Pengalaman Sendiri). Hal tersebut diungkapkan tentang strategi pembelajaran bagi para warga belajar.

Kurikulum disusun bersama oleh warga belajar dan tutor yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan warga belajar dan kondisi lingkungan, dan proses pembelajarannya menonjolkan partisipasi aktif warga belajar. “Sementara strategi pembelajarannya meliputi Diskusi, Membaca, Menulis, Berhitung dan Aksi. Artinya, dalam sekali proses pembelajaran harus mencakup kegiatan diskusi, membaca, menulis, berhitung dan aksi. Lama pelaksanaan program selama 6 bulan atau menurut Standar Kompetensi Keaksaraan lama program dihitung berdasarkan jumlah belajar yang harus ditempuh. Untuk tahapan dasar ditentukan 114 jam, tahapan pembinaan 66 jam dan tahapan mandiri sebanyak 36 jam,” ungkapnya.

Menurut Asep Muslihat, Penyelenggara program ini bisa dikelola oleh perorangan atau lembaga yang memenuhi persyaratan. Persyaratan / kriteria yang harus dipenuhi oleh perorangan adalah Pendidikan minimal SLTA, memiliki pengalaman dalam kegiatan pendidikan minimal 2 bulan, mampu menyediakan sarana (papan tulis dan kapur), tidak terlibat tindakan kriminal, dan menyelenggarakan program pembelajaran max 5 kelompok. “Sedangkan persyaratan kriteria yang harus dipenuhi oleh Lembaga adalah memiliki Akte/Badan Hukum/AD-ART, memiliki pengalaman mengelola kegiatan pendidikan minimal 3 tahun, mamiliki Data Buta aksara, memiliki sarana dan prasarana belajar, memiliki tenaga tutor dan memiliki tenaga administrasi, memiliki jaringan kerja dengan lembaga lain/mitra,” tambahnya.

Sementara itu untuk tenaga pendidikan/ tutor yang akan membimbing dan membantu warga belajar dalam proses pembelajaran, lanjut Asep adalah warga masyarakat yang berpendidikan minimal SLTA / sederajat, bertempat tinggal dilokasi kegiatan belajar dilaksanakan, mampu mengelola proses pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik dan menguasai substansi. (eko)

Sumber : www.developmenteducation.ie 





Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Karawang dapat memberikan gambaran tentang tiga dimensi pembangunan manusia, yaitu : panjang umur dan menjalani hidup sehat (diukur dari usia harapan hidup), terdidik (diukur dari tingkat kemampuan baca tulis orang dewasa dan tingkat

pendaftaran di sekolah dasar, lanjutan dan tinggi) dan memiliki standar hidup yang layak (diukur dari paritas daya beli/ PPP, penghasilan). Berikut adalah gambaran IPM dan komponen-komponen penyusun IPM Kabupaten Karawang tahun 2006 - 2009.

 

4.1.  PERKEMBANGAN IPM TAHUN 2006 - 2OO9

Pencapaian pembangunan manusia yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan daya beli masyarakat di Kabupaten Karawang menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik dari tahun 2006 - 2009. Pencapaian IPM Kabupaten Karawang pada tahun 2006 sebesar 66,95 dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada tahun 2009 ini, menjadi 69.60. selama kurun waktu 2006 - 2009 IPM Kabupaten Karawang meningkat sebesar 2,64 poin. peningkatan ini tidak lepas dari adanya peningkatan dari indeks komponen penyusun IPM, yaitu indeks pendidikan, indeks kesehatan, dan indeks paritas daya beli.

 

Image

 

Jika diperhatikan masing-masing komponen penyusun IPM, maka peningkatan tertinggi selama kurun waktu 2006 - 2009 terjadi pada indeks pendidikan. Pada tahun 2006 indeks pendidikan sebesar 73,25 dan meningkat cukup tinggi pada tahun 2009 menjadi 77,15, atau meningkat sebesar 3,90 poin. Peningkatan cukup tinggi pada indeks pendidikan terjadi sebagai dampak dari meningkatnya komponen pendidikan penyusun IPM, yaitu angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Karawang.

Indeks kesehatan selama kurun waktu 2006 - 2009 mengalami peningkatan yang paling rendah dibandingkan dengan komponen lainnya, yaitu meningkat sebesar 1,75 poin. pada tahun 2009 indeks kesehatan mencapai angka 69,25 meningkat dari indeks pada tahun 2006 (67,50). walaupun peningkatannya paling rendah dibandingkan dengan komponen lainnya, namun indeks kesehatan capaiannya relatif tinggi melebihi capaian indeks paritas daya beli. Adapun capaian dari daya beli sendiri, pada tahun 2009 ini mencapai indeks 62,37 yang meningkat dari tahun 2006 sebesar 2,28 poin. Relatif rendahnya capaian daya beli pada tahun 2009 sebagai dampak dari relatif rendahnya daya beli masyarakat yang sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian Kabupaten Karawang secara umum dan kondisi global.

Perkembangan IPM Kabupaten Karawang tahun 2006 – 2009 berdasarkan nilai reduksi shortfall, yaitu capaian IPM pada tahun 2009 dan 2006 dibandingkan dengan kondisi optimum (nilai IPM = 100) terjadi peningkatan sebesar 7,99 persen. Nilai reduksi shortfal! (shortfail value reduction) menunjukkan persentase pencapaian IPM realisasi pada tahun tertentu dibandingkan dengan pencapaian IPM pada kondisi optimum (nilai IPM = 100). Nilai shortfall value sebesar 7,99 persen ini menunjukkan bahwa selama kurun waktu tahun 2006 - 2009 peningkatan pencapaian IPM Kabupaten Karawang dari kondisi yang diharapkan relatif tinggi. Jika dilihat nilai reduksi shortfall per tahun, maka persentase peningkatan capaian IPM tahun 2006 ke tahun 2007 sebesar 4,55 persen, dari tahun 2007 ke tahun 2008 sebesar 1,94 persen, dan dari tahun 2008 ke tahun 2009 sebesar 1,71 persen. Terlihat bahwa reduksi shortfall tertinggi terjadi pada tahun 2007. Persentase reduksi shortfall yang relatif tinggi menunjukkan cepatnya capaian IPM realisasi di Kabupaten Karawang menuju pencapaian IPM optimum. Kondisi ini juga menyebabkan terjadinya peningkatan IPM Kabupaten Karawang dari peringkat ke-24 pada tahun 2006 menjadi peringkat ke-23 pada tahun 2008 di Provinsi Jawa Barat. Peningkatan ini sebagian besar sebagai dampak dari relatif tingginya peningkatan yang terjadi pada komponen pendidikan.



Photo AlbumREUNI AKBAR ANKASA HK (CITAPEN-PURWADADI)Sep 25, '10 11:48 PM
for everyone


EventSep 5, '10 3:55 AM
for everyone
Start:     Sep 18, '10 08:00a
Location:     Ka Pupu's House alamat Purwadadi
ANKASA-HK luarr biasa, Allahu Akbar!
Silaturahim semua keluarga ANKASA HK (alumni, santri, yg pernah di HK) tgl 15 september 2010 jam 08.00 s/d selesai. Tempat: di rumah teh pupu jln. raya purwadadi, purwadadi barat deket toko olahraga srikadi.. Infak 10.000,-
Mari kita eratkan ukhuwah kita..
dia...rantosnya?.. tong hilap!
cp: 085722770474 (ikhwan)
sebarkan ke sahabat terbaikmu... !!

Photo AlbumROMANSA 3Sep 3, '10 2:28 AM
for everyone

Mencari sejuta makna kebersamaan dalam indahnya BUlan Ramadhan_____.


PUSAKANAGARA (SUBANG).bumi ANKASA

Blog EntrySep 3, '10 2:20 AM
for everyone
                                          Sertijab Defencers of ANKASAHK

Malam yang dingin dan cerah. bintang-bintang yang bertaburan di angkasa ikut meramaikan suasana malam itu. Malam itu, tanggal 3 Agustus 2010, kami ankasa periode 2009/2010 tiba saatnya kami menyerahkan jabatan yang telah kami emban selama 1 tahun kepada adik-adik tercinta kami. Dengan dibukanya acara oleh Ukh. Heti Nurrohmah dan Ukh. Khairunnisa Nur Fadhilah, suasana pun semakin meriah. Proses demi proses pun kami lewati, mulai dari pembukaan, tilawah, sambutan oleh Presiden ANKASA putri periode 2009/2010 yaitu Ukh. Mar'atush Sholihah,,,,,,,,,,,,,,,lalu....................eeeee...apa ya.... duh saya lupa..........
yasudah, langsung ke acara inti yaitu kampanye dialogis, monologis, kemudian wawancara... lalu vote......

dan atas izin Sang Maha Adil, terbentuklah Struktur Kepengurusan ANKASA AKHWAT PERIODE 2010/2011. plok...plok...plok......!!!
dengan...

ketua: firyal nabilah salsabil
wakil: satira azra dibrata
sekretaris: nurhaya afifah
bendahara: nurhaya afifah dan vivi nur amalia
humas: hermawati kartini
syifa afifah latif
yuyun
aisyah iffah
anggota: baitika hayatunnufus
firdia
siti azhar
yurisca putri, nurul anggita rahmawati,
dan yang lainnya masih sama tapi saya lupa aduhh.. MAAP! HAPUNTEN PISAN!

setelah itu, kami pun beristirahat sambil menikmati snack yang disediakan oleh...(SENSOR!) ^_^.

Usai sudah kepengurusan DEFENCERS OF ANKASA. Alhamdulillah......

adik-adikku... jangan lupa pesan2 kami kepada kalian. sepertinya terlalu banyak jika dituliskan disini dan saya juga sudah pegel pundaknya... haha.

yang terpenting adalah....
KUANTITAS BUKAN JAMINAN. jadi............... ORGANISASI YANG SUKSES TIDAK BERGANTUNG KEPADA BERAPA BANYAKNYA ANGGOTA, TAPI DARI KESOLIDAN ANGGOTANYA.... okeh????
okelah kalo begitu.... haha....
Wassalam.


by: ranpot

Blog EntryAug 26, '10 12:21 AM
for everyone

iyah? tapi kita sering tuh... ga boleh ya? kenapa emg?

mau tau?? LET'S CHECKIDOT!!

Kebiasaan tidur sambil mendengarkan musik, atau menonton televisi sampai tertidur, atau membiarkan lampu di ruangan menyala terang, memang sulit dihilangkan dan menurut sebagian orang kondisi seperti itu membuat mereka menjadi lebih cepat tertidur.

http://www.banjarmasinpost.co.id/photo/2009/04/bf3304d5f68ddf2ff68801c1d7d932ce.jpg

Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress). Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman.


Penjelasannya :

Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh.

Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, televisi dalam keadaan hidup atau lampu ruangan sedang menyala terang, maka gelombang suara atau cahaya yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran dan penglihatan kita.

Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga dan gelombang cahaya tetap dapat menembus kelopak mata dan diterima oleh retina dan lensa mata. Gelombang-gelombang tersebut akan diteruskan ke otak kita. Otak yang harusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk bekerja dan mengolah informasi yang masuk.

Apabila hal ini berlangsung sepanjang malam, berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi tidak menurut otak. Otak akan terus bekerja mengolah informasi yang masuk tersebut. Jadi jangan biarkan otak Anda kelelahan karena harus tetap bekerja pada malam hari, sedangkan di siang hari otak juga akan diperas oleh kegiatan rutin kita...


okeh cuuyy??

mendingan dengerin murotal... ya ga? hahahaah......(sarua bae....)

sumber:apakabardunia.com



Bismillahirrahmanirrahim

Pelindung :      ALLAH SWT
Pembina  :       Ust. Karya Ahdi, Lc
                      Ust. Prima Abadi, Lc
Dewan Syuro':  Muhammad Fauzi
                      Nurul Ilsa 
                      Muhammad Fadhel Jamali
                      Imas Maesyaroh
                     
Ketua : Mar'atush Sholihah
Wakil Ketua : Rani Rahmawati
Sekretaris I : Khairunnisa Nur Fadhillah
Sekretaris II : Mutiara Ayu Pratami
Bendahara I : Heti Nurrohmah
Bendahara II : Wiwiek Librani

Humas dan Kaderisasi : Rahmania Azmi, Windari Widiyaningrum, Hera Khairul Ummah, Rizky Anggia Nursanti.



Anggota : Nurhaya Afifah, Satira  Adzra, Firyal Nabilah Salsabil, Vivi Nuramalia, Hermawati Kartini, Sarah Yusro, Yuyun Sri Wahyuni, Syifa Afifah Latief, Aisya Iffah, Baitika Hayatunnufus, Siti Azhar, Firdhia, Nurul Anggita Rahmawati, DSL...(Dan Saya Lupa...)





Notesok mangga nulis didieu..........
   
icingcraze wrote on Sep 15, '11
ankasahk wrote on Aug 23, '11
alhamdulillah acara romansa 4 selesai.
hipogriff wrote on Apr 19, '10
seperti byasa.......................heuhhhh
hipogriff wrote on Feb 18, '10
Met pa9i bro!
antilatifah wrote on Feb 12, '10
tinggal copas aja ukht, tulisan arab yang mau dimasukin....
antilatifah wrote on Feb 12, '10
makasih ya dah invite
hipogriff wrote on Feb 12, '10
ei... duh masih garing euy
Pages:12

ankasa

free counters Jadikan Rabithah pengikatnya. Jadikan doa ekspresi rindu. Semoga kita bersua di SURGA-NYA. :)



Gratisan Musik